Pengertian, Ciri - Ciri dan Perbedaan Monera dan Protista

Monera

Monera berasal dari kata monares yang berarti tunggal. Mikroorganisme ini memiliki inti tetap, tidak memiliki selubung inti sehingga bersifat prokariotik. Misal: bakteri dan ganggang biru. Dalam kelompok ini ada Bakteri dan Ganggang biru
 
http://pojokipa.alfajar.sch.id/2016/02/klasifikasi-dikotom-dan-kunci.html

Bakteri dibedakan menjadi
  1. Coccuss, bekteri berbentuk bulat
  2. Basillus, bakteri berbentuk batang
  3. Spirillum, bakteri berbentuk spiral

Cara mengingat:
“Melihat Nona Monera, berdiri di atas BAK, Cocok Banget pake bando spiral karena wajahnya Bulat lehernya lurus seperti batang. O ya, nona monera juga punya Gank lho..”

Protista

Bersifat Eukariotik. yaitu memiliki membran inti, bersel tunggal dan multiseluler. Misal: Protozoa yang mempunyai ukuran sangat kecil, satu sel, hidup di air atau parasit pada makhluk lain, berkembang biak membelah diri.
 
Kingdom Protista

Dalam kelompok ini ada
  1. Hewan berkaki semu atau Rhizopoda, tubuhnya dapat membentuk kaki semu / pseudopodia, contoh Amoeba proteus, Entamoeba coli.
  2. Hewan berbulu cambuk atau Flagellata, memiliki flagel yang bergerak mirip dengan cambuk. Contoh Chlamydomono, Trypanosoma, Euglena.
  3. Hewan berbulu getar atau Ciliata, memiliki silia yang selalu bergetar berfungsi sebagai alat gerak dan mengambil makanan. Contoh : Paramaecium, Didinum.
  4. Hewan berspora atau Sporazoa, berkembang biak dengan spora. Contoh : Plasmodium.

Cara Mengingatnya:
“Beda lagi dengan Nona Protista, cantik, banyak yang suka, ada yang bernama Rhizo, si cinta semu. Ada lagi Flagell, pemain debus pemegang cambuk. Nona protista bahkan membuat si Cilli, sering bergetar karena cemburu karena cowonya yang suka Sport, juga suka ke Nona Protista”

Perbedaan Monera dan Protista

Perbedaan utama antara protista dan monerans adalah protista yang eukariotik sementara monerans adalah prokariota. Protista, seperti amuba, dengan demikian lebih dekat dengan manusia daripada mereka untuk monerans, seperti bakteri.

Monerans dan protista keduanya organisme bersel tunggal, namun kesamaan mereka sebagian besar berakhir di tingkat anatomi. Monera adalah kelompok yang mencakup semua bakteri yang benar, sedangkan Kerajaan Protista mengandung ganggang bersel tunggal, amuba dan paramecia. Protista memiliki membran eksterior relatif sederhana dan sama-sama sederhana, atau tidak ada, dinding sel. Monerans memiliki dinding sel kimia casino online kompleks dan, dengan beberapa pengecualian, tidak memiliki silia, flagela atau pseudopodia umum di antara protista. Protista memiliki inti sel yang mengandung DNA diskrit berorientasi linear disusun dalam beberapa kromosom. Monerans tidak memiliki nukleus, dan DNA mereka diatur sebagai kromosom berbentuk cincin tunggal. Protista, seperti halnya semua eukariota, melaksanakan sintesis protein dengan bantuan komponen seluler yang berbeda yang disebut organel, yang benar-benar kurang monerans. Protista dapat bereproduksi secara seksual atau aseksual, tergantung pada spesies dan lingkungan, sementara monerans umumnya bereproduksi secara aseksual melalui pembelahan biner. Monera adalah jauh kerajaan terbesar dan paling beragam kehidupan, sementara protista mempertahankan kesamaan relatif dalam kimia, anatomi dan perilaku.

Demikianlah Materi IPA Kelas VII Kali ini yang mengenai "Pengertian, Ciri - Ciri dan Perbedaan Monera dan Protista". Semoga bermanfaat buat kalian semua.

Klasifikasi Dikotom dan Kunci Determinasi

Pada awalnya dalam klasifikasi, makhluk hidup dikelompokkan dalam kelompok-kelompok berdasarkan persamaan ciri yang dimiliki. Kelompok-kelompok tersebut dapat berukuran besar hingga kelompok kecil dari segi jumlah anggota kelompoknya. Kelompok-kelompok tersebut disusun berdasarkan persamaan dan perbedaan. 

Makin ke bawah persamaan yang dimiliki anggota di dalam tingkatan klasifikasi tersebut makin banyak dan memiliki perbedaan makin sedikit. Urutan kelompok ini disebut takson. Orang yang pertama melakukan pengelompokan ini adalah Linnaeus (1707-1778) berdasarkan kategori yang digunakan pada waktu itu. 

Tabel  Urutan takson makhluk hidup

Urutan ini didasarkan atas persamaan ciri yang paling umum, kemudian makin ke bawah persamaan ciri makin khusus serta perbedaan ciri makin kecil.
 

Kriteria Klasifikasi Tumbuhan

Para ahli melakukan pengklasifikasian tumbuhan dengan memperhatikan beberapa kriteria yang menjadi penentu dan selalu diperhatikan. Berikut contohnya.
  1. Organ perkembangbiakannya: apakah dengan spora atau dengan bunga.
  2. Habitus/perawakan tumbuhan waktu hidup: apakah tegak, menjalar atau merambat.
  3. Bentuk dan ukuran daun.
  4. Cara berkembang biak: seksual (generatif ) atau aseksual (vegetatif )

Kriteria Klasifikasi Hewan

Sama halnya dengan pengklasifikasian tumbuhan, dalam mengklasifikasikan hewan, para ahli juga mengklasifikasi dengan melihat kriteria berikut ini.
  1. Saluran pencernaan makanan. Hewan tingkat rendah belum punya saluran pencernaan makanan. Hewan tingkat tinggi mempunyai lubang mulut, saluran pencernaan, dan anus.
  2. Kerangka (skeleton): apakah kerangka di luar tubuh (eksoskeleton) atau di dalam tubuh (endoskeleton).
  3. Anggota gerak: apakah berkaki dua, empat, atau tidak berkaki.

Kunci Determinasi

Kunci determinasi merupakan suatu kunci yang dipergunakan untuk menentukan filum atau divisi, kelas, ordo, famili, genus, atau spesies. Dasar yang dipergunakan kunci determinasi ini adalah identifikasi dari makhluk hidup dengan menggunakan kunci dikotom.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan kunci determinasi adalah seperti berikut.
  • Kunci harus dikotomi.
  • Kata pertama dalam tiap pernyataan dalam 1 kuplet harus identik.
  • Pilihan atau bagian dari kuplet harus kontradiktif sehingga satu bagian bisa diterima dan yang lain ditolak.
  • Hindari pemakaian kisaran yang tumpang tindih atau hal-hal yang bersifat relatif dalam kuplet, contoh: panjang daun 4-8 cm, daun besar atau kecil.
  • Gunakan sifat-sifat yang biasa diamati.
  • Pernyataan dari dua kuplet yang berurutan jangan dimulai dengan kata yang sama.
  • Setiap kuplet diberi nomor.
  • Buat kalimat pertanyaan yang pendek.

Demikianlah materi IPA Kelas VII kali ini mengenai "Klasifikasi Dikotom dan Kunci Determinasi". Semoga bermanfaat buat kalian semua

Cara Mengetahui Karet Alami atau Karet Buatan

Untuk mengetahui benda yang terbuat dari karet itu merupakan karet alami atau bukan. Kita bisa membuktikannya dengan melaksanakan praktek dibawah ini.
 

Alat dan bahan

  1. 5 botol aqua bekas
  2. gunting
  3. minyak tanah
  4. benda terbuat dari karet(balon karet,gelang karet,dot bayi,karet gas,penghapus,bola bekel,potongan ban bekas dan semacamnya)

Cara Kerja

  1. Gunting botol seperti wadah gelas kecil.
  2. sebelum benda benda terbuat dari karet itu dimasukkan,diukur dahulu cm atau diameternya.
  3. setelah dihitung ukuranya lalu masukan benda yang terbuat dari karet tersebut,dan tuangkan minyak tanah sampai benda yang terbuat dari karet itu sepenuhnya terendam,
  4. diamkan sampai 6jam

Nah, jika sudah 6 jam lihat perbedaannya, jikalau karet itu bertambah ukurannya itu disebut karet alami, sedangkan karet yang tidak berubah ukuranya adalah karet sintetis.karet alami berubah karena minyak tanah itu mengandung sifat panas,dan kalo karet sintetis itu gak berubah karena karet sintetis adalah karet yang bahanya terbuat dari gas alam jadi gas alam sama gas alam gak akan berubah kecuali kalo diadirendam lebih dari 6jam.

Karet alami :ban bekas,dot,balon,karet gas,karet gelang,
Karet buatan :bekel dan penghapus.

Praktek Pembuatan Tempe

Tempe merupakan makanan yang dibuat dari fermentasi terhadap biji kedelai atau beberapa bahan lain yang menggunakan mikroorganisme seperti Rhizopus oligosporus,Rhizopus oryzae,Rhizopus arrhizus.Tempe kaya akan serat pangan,kalsium,vitamin B,dan zat besi.

Berbagai macam kandungan dalam tempe mempunyai nilai obat seperti antibiotika untuk menyembuhkan infeksi dan antioksidan pencegah penyakit degenerative.
 
Secara umum tempe berwarna putih karena pertumbuhan miselia kapang yang merekatkan biji-biji kedelai sehingga terbentuk tekstur yang memadat. Degradasi komponen-komponen kedelai pada fermentasi membuat tempe memiliki rasa dan aroma khas. Berbeda dengan tahu, tempe terasa agak masam.

Berikut adalah alat, bahan dan cara kerja pembuatan Tempe

Alat dan Bahan

  1. Kedelai
  2. Ragi tempe (Rhizopus oryzae)
  3. Baskom
  4. Air
  5. Tempat merebus dan mengukus
  6. Ayakan
  7. Kompor
  8. Tampah
  9. Daun pisang dan tali dari daun pisang kering
  10. Koran

Cara Kerja

  1. Mencuci kedelai sampai bersih. Kemudian merebusnya sampai kedelai lunak.     
  2. Selanjutnya merendam kedelai tersebut selama satu hari, kurang lebih 14-15 jam.
  3. Mencuci kedelai sambil meremas-remas dengan tangan agar kulit-kulit dari kedelai tersebut terkelupas.Melakukan kegiatan tersebut sampai sekiranya kulit-kulit dari kedelai tersebut telah lepas.
  4. Mengambil kulit kedelai yang kebanyakan mengambang dengan menggunakan ayakan. Melakukan berkali-kali sampai bersih sambil mengganti air dan mengayak.Semakin bersih kedelainya semakin baik kualitas tempe.
  5. Mengukus kedelai 1,5 jam kemudian menaruhnya di tampah sambil menunggu kedelai tersebut agak hangat   
  6. Setelah kedelai hangat, menambahkan ragi ke dalam kedelai.Kemudian membungkus kedelai dan menyimpannya di tempat yang tertutup sekitar 1 hari.

Hasil Pengamatan

Pengamatan I


Kedelai masih dalam keadaan padatan (biji kedelai).
Kedelai masih dalam keadaan padatan (biji kedelai).

Pengamatan II 

Tempe Yang Sudah Jadi
Jamur merata , tekstur rata dan muncul bau khas tempe.

Pembahasan

Pada pengamatan I keadaan kedelai masih padatan atau biji kedelai belum terbungkus oleh jamur karena jamur belum bekerja.
 
Pada pengamatan II masih ada biji kedelai yang terlihat akan tetapi keadaan kedelai telah terbungkus sempurna oleh mycelia putih dari jamur,karena padatan kedelai menempel pada pembungkusnya maka padatan kedelai tersebut terlihat membentuk tekstur yang rata sesuai bentuk pembungkusnya dan pastinya tercium bau khas tempe.
 

Kesimpulan

Rhizopus oryzae dapat dimanfaatkan dalam pembuatan tempe

Sistem Gerak Pada Manusia (Tulang)

Manusia memiliki kemampuan untuk bergerak dan melakukan aktivitas, seperti berjalan, berlari, menari dan lain-lain. Bagaimana manusia dapat melalakukan gerakan ? Kemampuan melakukan gerakan tubuh pada manusia didukung adanya sistem gerak, yang merupakan hasil kerja sama yang serasi antar organ sistem gerak, seperti rangka (tulang), persendian, dan otot.

Fungsi rangka (tulang) adalah sebagai alat gerak pasif, yang hanya dapat bergerak bila dibantu oleh otot. Berdasarkan bentuknya tulang dibedakan menjadi tulang pipa, tulang pipih, tulang pendek, sedangkan berdasarkan pada zat penyusun dan sturkturnya tulang dibedakan menjadi tulang rawan dan tulang keras. 

Rangka (Tulang)

Rangka atau tulang pada tubuh manusia termasuk salah satu alat gerak pasif karena tulang baru akan bergerak bila digerakkan oleh otot. Sedangkan unsur pembentuk tulang pada manusia adalah unsur kalsium dalam bentuk garam yang direkatkan oleh kalogen. Dalam perkembangannya bentuk tulang dan rangka tubuh yang disusun nya dapat mengalami kelainan yang disebabkan oleh gangguan yang dibawa sejak lahir, infeksi penyakit, faktor gizi atau posisi tubuh yang salah. Hubungan antar tulang yang satu dengan tulang yang lainnya, dihubung- kan oleh persendian (sendi). Pada manusia terdapat tiga (3) bentuk persendian, yaitu sendi mati, sendi kaku dan sendi gerak 

Macam-Macam Organ Penyusun Sistem Gerak

Fungsi Rangka Pada ManusiaKerangka pada tubuh manusia memiliki fungsi yang sangat penting, yaitu : 
  1. sebagai penegak tubuh
  2. sebagai pembentuk tubuh
  3. sebagai tempat melekatnya otot (otot rangka)
  4. sebagai pelindung bagian tubuh yang penting
  5. sebagai tempat pembentukkan sel darah merah
  6. sebagai alat gerak pasif 

Kerangka manusia dapat dikelompokan menjadi 3 yaitu :
  1. Bagian Tengkorak
  2. Bagian Badan
  3. Bagian Anggota Gerak

Bagian Tengkorak (Kepala)tersusun dari tulang pipih yang berfungsi sebagai tempat pembuatan sel-sel darah merah dan sel-sel darah putih. Terdiri dari : 
  • 1 tulang dahi
  • 2 tulang tapis
  • 2 tulang hidung
  • 2 tulang ubun-ubun
  • 2 tulang pipi
  • 2 tulang langit-langit
  • 2 tulang baji
  • 2 tulang pelipis
  • 2 tulang air mata
  • 2 tulang rahang atas
  • 1 tulang lidah
  • 1 tulang tengkorak
  • 2 tulang rahang bawah

Bagian BadanBagian badan terbagi menjadi 5 kelompok, yaitu : 

  • Ruas-ruas tulang belakang ( 33 ruas )
  • Tulang rusuk ( 12 pasang ) ; 7 pasang tulang rusuk sejati, 3 pasang tulang rusuk palsu, 2 pasang tulang rusuk melayang 
  • Tulang dada, terdiri dari ; tulang hulu, tulang badan, tulang pedang-pedangan
  • Gelang bahu terdiri dari ; 2 tulang selangka (kiri dan kanan), 2 tulang belikat (kiri dan kanan),
  • Gelang panggul terdiri dari ; 2 tulang duduk (kiri dan kanan), 2 tulang usus (kiri dan kanan), 2 tulang kemaluan (kiri dan kanan)

Bagian Anggota GerakAnggota gerak dapat dibagi menjadi 2 bagian, yaitu :
  • anggota gerak atas (tangan kiri dan kanan) terdiri dari ; 2 tulang pengumpil, 2 tulang lengan atas, 2 tulang hasta, 16 tulang pergelangan tangan, 10 tulang telapak tangan, 28 ruas tulang jari tangan anggota
  • gerak bawah (kaki kiri dan kanan) terdiri dari ; 2 tulang paha, 2 tulang tempurung lutut, 2 tulang kering, 2 tulang betis, 14 tulang pergelangan kaki, 10 tulang telapak kaki, 28 ruas tulang jari kaki

Jenis dan Fungsi Tulang

Menurut jenisnya tulang pada manusia dapat dibedakan menjadi 2, yaitu :
  • Tulang Rawan. Tulang rawan tersusun dari sel-sel tulang rawan, ruang antar sel tulang rawan banyak mengandung zat perekat dan sedikit zat kapur, bersifat lentur. Tulang rawan banyak terdapat pada tulang anak kecil dan pada orang dewasa banyak terdapat pada ujung tulang rusuk, laring, trakea, bronkus, hidung, telinga, antara ruas-ruas tulang belakang. Mengapa bila anak-anak mengalami patah tulang, cepat menyambung kembali ? Hal ini dikarenakan pada anak-anak masih banyak memiliki tulang rawan, sehingga bila patah mudah menyambung kembali. Proses perubahan tulang rawan menjadi tulang keras, disebut osifikasi. 
  • Tulang Keras. Tulang keras dibentuk oleh sel pembentuk tulang (osteoblas)ruang antar sel tulang keras banyak mengandung zat kapur, sedikit zat perekat, bersifat keras. Zat kapur tersebut dalam bentuk kalsium karbonat (CaCO3)dan kalsium fosfat ( Ca(PO4)2) yang diperoleh atau dibawa oleh darah. Dalam tulang keras terdapat saluran havers yang didalamnya terdapat pembuluh darah yang berfungsi mengatur kehidupan sel tulang. Tulang keras berfungsi untuk menyusun sistem rangka. Contoh tulang keras : tulang paha, tulang lengan, tulang betis, tulang selangka

Bentuk Tulang

Menurut bentuknya tulang terbagi 3 macam, yaitu :
  • Tulang pipa. Bentuknya bulat, panjang dan tengahnya berongga. Contohnya : tulang paha, tulang lengan atas, tulang jari tangan. Berfungsi sebagai tempat pembentukan sel darah merah
  • Tulang pipih. Bentuknya pipih ( gepeng ). Contohnya : tulang belikat, tulang dada, tulang rusuk. Berfungsi sebagai tempat pembentukan sel darah merah dan sel darah putih. 
  • Tulang pendek. Bentuknya pendek dan bulat. Contohnya : ruas-ruas tulang belakang, tulang pergelangan tangan, tulang pergelangan kaki. Berfungsi sebagai tempat pembentukan sel darah merah dan sel darah putih

Persendian

Pada kerangka tubuh manusia terdapat kurang lebih 200 tulang yang saling berhubungan. Hubungan antar tulang disebut sendi atau artikulasi. Pada sistem gerak manusia, persendian mempunyai peranan penting dalam proses terjadinya gerak. 

Menurut sifat gerakannya persendian (sendi) dapat dibedakan menjadi tiga (3 macam) yaitu :
  1. Sendi Mati. yaitu persendian yang tidak memiliki celah sendi sehingga tidak memungkinkan terjadinya pergerak kan, misalnya persendian antar tulang tengkorak.
  2. Sendi Kaku. yaitu persendian yang terdiri dari ujung-ujung tulang rawan, sehingga masih memungkinkan terjadinya gerak yang sifatnya kaku, misalnya persendian antara ruas- ruas tulang sendi kaku.
  3. Sendi Gerak. yaitu persendian yang terjadi pada tulang satu dengan tulang yang lain tidak dihubungkan dengan jaringan sehingga terjadi gerakan yang bebas. Sedangkan sendi gerak dapat dibedakan menjadi 6 macam, tetapi pada saat ini hanya akan dibahas 4 macam sendi, diantaranya :
  • Sendi Engsel. yaitu persendian yang dapat digerakan kesatu arah. Contohnya :
    persendian antara tulang paha dengan tulang betis. persendian antara tulang lengan dengan tulang hasta
  • Sendi Putar. yaitu persendian yang dapat digerakan secara berputar. Contohnya : persendian antara tulang leher dengan tulang atlas, persendian antara hasta dengan tulang pengumpil 
  • Sendi Peluru yaitu persendian yang dapat digerakan kesegala arah. Contohnya : persendian antara gelang bahu dengan tulang lengan atas persendian antara gelang panggul dengan tulang paha
  • Sendi Pelana yaitu persendian yang dapat digerakan kedua arah. Contohnya :
    persendian pada ibu jari tangan persendian antara tulang pergelangan tangan dengan Tulang tapak tangan

Pembahasan dan Soal Materi Pengayaan UN IPA Biologi

Pengamatan beberapa obyek menghasilkan data sebagai berikut:


Dari data tersebut, kemungkinan yang paling benar yang merupakan makhluk hidup adalah ...
Pembahasan:
Hanya Obyek 2 yang menunjukkan ciri reproduksi yang tidak bisa terjadi pada kelompok bukan makhluk hidup, yaitu memiliki anak.

Dalam ekosistem persawahan terdapat jaring makanan sebagai berikut:

Ekosistem Persawahan

Bila dalam ekosistem tersebut, ular habis diburu manusia, apa yang akan diupayakan , manusia agar hama tikus tidak mengganggu pertanian padi ...
Pembahasan:
Pada gambar diatas, elang dapat menggantikan fungsi ular sebagai pengendali populasi tikus (Psrinsip subtitusi)

Perhatikan gambar berikut:

Sampah rumah tangga

Usaha manusia yang dapat dilakukan untuk mencegah dan mengatasi persoaln diatas dalam gambar tersebut adalah ...
Pembahasan:
Penanganan sampah paling tepat dimulai dari pemilahan sampah di tingkat rumah tangga, sehingga lebih mudah penanganan selanjutnya. Sampah plastik dapat di daur ulang menjadi barang lain yang berguna, dan atau melalui pendirian bank sampah. Sehingga dapat memotivasi masyarakat mendapatkan manfaat dari sampah plastik. Pendirian bank sampah juga mengubah pandangan dari membuang sampah itu membayar, menjadi membuang sampah itu memperoleh uang. 

Pada tanggal 13 April 2013, diwaduk jati luhur Purwakarta Jawa Barat, terjadi peristiwa kematian massal pada ikan - ikan yang di budidayakan dalam keramba/jaring apung. Ikan berbagai ukuran mati terapung dalam jumlah yang sangat banyak. Dugaan yang paling tepat faktor - faktor penyebab peristiwa tersebut adalah ...
Pembahasan:
Pemberian pakan ikan yang berlebihan, menyebabkan terjadinya penumpukkan bahan organik di dasar perairan. Bahan organik ini akan di uraikan oleh mikroba dan menghasilkan asam, yang akan menurunkan pH perairan. Perairan akan menjadi masam dan bersifat racun bagi organisme perairan, termasuk ikan. 

Perhatikan grafik jumlah penduduk di suatu wilayah dalam 8 tahun berikut:

Grafik Pertumbuhan Penduduk

Dari grafik pertumbuhan penduduk tersebut, persoalan lingkungan yang akan dihadapi oleh wilayah tersebut adalah ...
Pembahasan:
Pertumbuhan penduduk yang sangat cepat seperti pada grafik tersebut diatas mengakibatkan menurunnya kualitas lingkungan seperti air, oksigen dan lainnya.